pristis11s's blog

Bogor Agricultural University

Survei Kepuasan Orangtua terhadap PelaPenerapan TekMagang kewirausahaan (mku) mahasiswa pada Usaha “fast food “ nays café

September29

Adanya persaingan dalam memperoleh lapangan pekerjaan bagi lulusan perguruan tinggi, khususnya sarjana peternakan mendorong upaya peningkatan mempersiapkan calon sarjana untuk berwirausaha dibidangnya. Persiapan yang memadai adalah dengan kegiatan magang di perusahaan terkait, sehingga mahasiswa dapat memahami secara komprehensif teknologi dan proses produksi, manajemen pegawai, keuangan, pemasaran, dan pengawasan mutu yang dilaksanakan perusahaan tempat magang. Diharapkan saat mereka lulus nanti dapat mempersiapkan dan menciptakan hal-hal baru sebagai seorang calon wirausaha. Peserta magang adalah calon sarjana tingkat akhir yang memiliki minat berwirausaha. Peserta dilibatkan di mitra pengusaha MKU (Nay’s Café) dan melakukan studi banding ke industri-industri sejenis dalam hal ini adalah restoran ayam bakar Wong Solo dan California Fried Chicken. Magang dilakukan sejak minggu kedua bulan Juni sampai minggu kedua bulan Oktober 2004 di restauran Nays café, yaitu restauran dengan komoditas utamanya pangan asal ternak seperti daging, telur, susu dalam bentuk burger, pizza, sphaghety, hordog, soup, fried chicken. Lokasi usaha berada di dalam kampus Fakultas Peternakan IPB, sehingga mudah dijangkau oleh mahasiswa magang. Kuliah pembekalan dilaksanakan pada tanggal 1 Juni 2004, pemberi materi kuliah berasal dari Nays Café dan PT. Wendy Citarasa. Profil Nays Café ditunjukkan kepada seluruh peserta, mulai dari perencanaan pendirian, pencarian lokasi, penyusunan menu dan lain-lain. Hal ini dilakukan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan motivasi berwirausaha bagi para peserta.

sumber : http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/7271

posted under General | No Comments »

Emas hijau dari bumi Temanggung

August7

Bagi sebagian orang, mungkin nama “Temanggung” masih sangat asing ditelinga. Tidak sedikit yang bertanya-tanya dimana itu Temanggung, apakah di Jawa Timur, Jawa Barat atau bahkan luar Jawa. Tetapi jika sudah menyangkut dengan satu kata kunci “Tembakau” seolah-olah kabupaten Temanggung menjadi arah pandang dari semua kota yang ada di negeri ini. Ya, sebab Temanggung memang dikenal dengan penghasil tembakau terbaik di Indonesia.
Ingatkah dengan Tembakau srintil yang ada di bungkus rokok Jarum 76 ? itu merupakan tembakau kelas satu yang hidup di dataran tinggi Kabupaten Temanggung Jawa Tengah. Dan Harga 1 kg tembakau srintil bisa mencapai 500 ribu rupiah dan rekor penjualan tembakau srintil pernah mencapai Rp850 ribu di Desa Legok Sari, Kecamatan Tlogomulyo, Kabupaten Temanggung. Sama halnya di Petarangan, di Legok Sari pun tembakau dipuja sebagai sebuah mata pencaharian, tapi tidak semua petani bisa mendapatkan tembakau terbaik itu karena tempat, tanah olahan dan faktor cuaca terbaik membuat tanaman ini bisa di disebut srintil. Kata orang Temanggung Srintil berarti ketiban pulung atau rezeki.
Dari Tembakau inilah Temanggung merambah dunia nasional, menjadi kabupaten yang memproduksi tembakau-tembakau terbaik di negeri ini karena itu banyak Pabrik Rokok yang membuat gudang-gudang di Temanggung antara lain PT.Jarum, PT.Gudang Garam, PT. Kata ahli pembuat rokok bahwa sebatang rokok tanpa kandungan tembakau Temanggung di dalamnya tidak akan menjadi rokok yang mantap. itu terbukti dulu para tengkulak membeli tembakau dari daerah yang jauh seperti Bojonegoro Jawa Timur dan di bawa ke Temanggung dan dimasak (campur) seperti Tembakau Temanggung dan di jual dengan harga yang lebih mahal. Tetapi sekarang tembakau luar Temanggung di larang masuk karena merugikan petani Temanggung dan menghancurkan Harga Pasar Tembakau.
Seperti yang diketahui bahwa masa tanam tembakau dimulai pada bulan April hingga November. Dalam kurun waktu empat bulan sejak penanaman, atau bulan Agustus, tembakau sudah mulai bisa dipanen meski dengan kualitas terendah atau sering disebut grade A.
Daun tembakau petikan pertama ini diperkirakan harganya Rp15 ribu hingga Rp25 ribu. Panenan kedua dan selanjutnya, kualitas tembakau semakin meningkat. Dari mulai Grade B hingga grade G atau H. Bahkan hingga grade I. Sementara harganya terus berlipat dibandingkan grade sebelumnya. Kualitas terbaik tembakau panenan terkahir dipetik pada bulan November atau Desember. Daun tembakau biasanya lebih tebal dan kandungan nikotinnya tinggi.
Pada grade akhir inilah harga tembakau mencapai harga maksimal. Tidak jarang bahkan tembakau dihargai dengan menafikan harga grade sebelumnya. Tembakau kualitas wahid ini yang kerap disebut dengan tembakau srintil.
Berwarna hitam pekat, tembakau ini punya cita rasa yang khas. Jangan mencoba melinting dan menghisapnya langsung tanpa campuran tembakau biasa. Mereka yang tidak biasa akan langsung merasakan sesak saat asap hasil pembakarannya.
Tetapi itulah yang khas dari Temanggung, emas hijau dari Temanggung bertitel “tembakau” yang ternyata mampu membuat Temanggung dilirik sejuta mata dan dikenal di dunia luar sebagai penghasil Tembakau Terbaik Indonesia.

Oleh : Pristi Sukmasetya
FMIPA-Ilmu Komputer

posted under General | No Comments »